Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Jadilah Guru Mulia Dengan Berkarya

Gambar
  Menumbuhkan karakter dan budaya menulis bagi guru sangatlah tidak mudah. Karena seorang guru adalah orang lapangan yang langsung terjun ditengah-tengah anak didik dan disitu juga harus bergerak dan menyelesaikan masalahnya sendiri. Mencoba sendiri melaksanakan sendiri sekaligus memecahkan masalah yang timbul dalam pembelajaran itu juga sendiri. Seorang guru membuat rencana pembelajannya sesuai dengan keadaan kelas yang dia masuki dengan berbagai karakter siswa yang bermacam-macam. Hal ini lah yang membuat seorang guru sulit menyisihkan waktunya untuk menulis. Setiba dari sekolah guru sibuk dengan urusan rumah dan juga setelah itu mengoreksi tugas siswa yang begitu menumpuk. Menyisihkan waktu amatlah sulit. Seperti saya ini disamping mengajar masih banyak lagi tugas lain seperti exkul, UKS, juga OSIS. Guru mulia karna karya, kata-kata inilah yang mengantarkan ibu Umi Rasyidah yang merupakan narasumber belajar menulis pertemuan ke-24 ini terlecut hatinya untuk terus belajar den

Guru Terdepan Dalam Prestasi dan Dedikasi

Gambar
  Melihat biodata Pak Khamdan Muhaimin, CPNS tahun 2016 tapi sekarang sudah golongan III/c dalam kurun waktu 5 tahun, jempol untuk Pak Khamdan. Menjadi guru didaerah 3T ( Terdepan, Terluar dan Tertinggal ) bukan malah terpuruk dan lelah tapi beliau malah mengukir banyak prestasi .dan sungguh menginspirasi.  Bapak khamdan sosok muda enerjik penuh dedikasi lahir di Banjarnegara Jawa Tengah tahun 1987, memulai menulis ketika bertugas di Manggarai Timur NTT, tepatnya di SMPN 5 Sambi rampas.  Sebelumnya pernah menjadi guru honor di SMK Muhammadiyah Weleri Kendal dan SMKN 1 Mandiraja Banjarnegara. Tujuan menulis beliau adalah ingin pendidikan di daerah khusus atau daerah terpencil yang masih serba kekurangan dari berbagai akses dapat diperhatikan oleh pemerintah. Juga memotivasi para guru-guru yang berjuang di garis depan daerah terpencil semangat untuk berinovasi dan menginspirasi walaupun didaerah terpencil. Menulis dimulai dari adanya masalah di daerah 3T kemudian dirangkum, tidak h

Sentuhlah Profesimu Dengan Cinta

Gambar
                                               Guru itu profesi yang mulia demikian kata Abah Dede Mulyana, seorang guru inspirtaif yang dihadirkan oleh Om Jay pada pertemuan ke -22 dengan harapan akan lahir   banyak Abah Dede   yang lain di negeri ini. Apapun profesi dan pekerjaan seseorang tak akan terjadi tanpa kehadiran guru. Jadi kita sebagai guru harus bangga dengan profesi kita, bersyukur karena sudah menjadi guru, baik itu guru honorer ataupun yang sudah ASN, syukuri nikmati dan jadilah guru sebagai pelayan buat peserta didik kita, karena guru adalah fasilitator bagi mereka apalagi dimasa pandemi sekarang ini. Demikian kata demi kata mengalir dari Abah Dede untuk kita para guru, karena beliau sendiri adalah seorang guru honorer dari tahun 1987 di SMP Tunas Harapan Cibatu dan sekarang beliaupun masih mengajar di SDS kemala Bayangkari 1 juga menjadi pengajar di salah satu perguruan tinggi swasta. Menjadi guru honorer tidak pernah menyurutkan semangat beliau dalam berinovasi

Inspirator Literasi TOP dari Jawa Barat

Gambar
       Saking semangatnya sang moderator pak Cip panggilan dari bapak Sucipto Ardi memanggil Mr. bams dengan sang Pendekar literasi dari Jawa Barang “ups kemudian diralat .     Bermula dari tugas sebagai guru bagi putrinya Salwa mendongenginya ketika hendak tidur, membacakan buku dari berbagai cerita dari majalah bobo yang usianya Salwa pada saat itu berumur 8 thn.       Buku bacaannya jadi banyak dan menumpuk, ditaruhlah buku-buku diteras rumah setiap hari minggu datanglah anak-anak kecil tetangga untu bermain dan membaca. Tetangga yang lain mengira Bapak bambang Purwanto ini jualan buku atau sekilas seperti tempat Pos jaga maklumlah beliau adalah ketua RW.         Rumah yang sempit dan kecil tak munyurutkan niat Mr. Bams untu membuat TBM ( Taman Bacaan masyarakat).   Mulai dari menyediakan bangku panjang dari bambu , kemudian dari tembok. Bermodal dari Sekitar 200 buku, majalah semua dari koleksi pribadi TBM ini berdiri.              TBM Ayah Salwa Lebak wangi ini berdiri pad

Rahasia Tulisan Semakin Digilai Pembaca

Gambar
  Dalam pertemuan ke-14 kali ini kami dipandu oleh Mr.Bams, Om Jay selaku penanggung jawab program mengawali membuka acara. Dan menulis bagian share grup, 1-5 bu Dhita, 6-10 , Om Cip, 11-15 Bu Fatimah, dan 16 Mr. Bams. Tema malam ini adalah Ide dalam menulis. Begitu kata pak Agus membuka pelatihan online kali ini.  Penghargaan demi penghargaan yang ada diprofil Pak Agus membuatku tertegun, luar biasa begitu kataku dalam hati. Seperti masih muda , klimis dan wangi itu kesan pertamaku melihat foto profil WA nya. Dikirimi vidio satu detik dengan gambar segitiga dan diatasnya ada garis lurus semacam meletakkan timbangan atau mainan anak yang disebut jomplangan. Apa yang ingin disampaikan oleh Pak Agus dalam gambar tersebut? Akupun belum paham. Apakah keseimbangan apakah neraca ataukan seperti yang terlihat di pengadilan?? “Ah aku belum paham”. Akhirnya karena penasaran akupun kirim WA ke Mr. Bams apa maksud dari vidio satu detik itu? Dan aku pun penasaran, berapa umurnya , tentang ke