Bu Rita, sepertinya makin sulit jadi penulis
Uhuy Alhamdulillah, resume pertama ku dikomentari Om Jay mantul tulisannya begitu tulis Om Jay dalam kolom komentarku senangnya seperti dapat undian motor walau tidak pernah dapat sih, mungkin rasanya sama begitu aku mengira-ngira
Sepulang dari acara PKK dikampungku Aquamarin 01 sebagai ketua RT yang baru saja diresmikan aku harus datang tepat waktu dan tidak mungkin mbolos seperti biasanya tak lupa aku harus memakai seragam PKK hijau yang tidak bisa kompromi dengan cara dudukku pukul 21.30 aku buka HP kumulai membaca grup belajar membaca gelombang 17, aku mulai membaca materi menulis di WA tapi tidak konek di otakku mungkin banyak masalah PKK yang duluan masuk ke memori otakku, buntu. Seperti biasa untuk selanjutnya terbang kealam mimpi solusi terbaik dalam menghadapi semua permasalahan.
Bangun dari mimpi yang melelahkan seperti biasa 3.30 segera ambil air wudhu untuk menghadap sang Ilahi kumulai lagi membaca grup menulis kata perkata ingin kupahami tidak ada voice nute yang membantu ketika mata ingin terpejam ternyata voice nute sangat membantu bagi mata lelah, ku mulai membaca dari awal pembelajaran seperti biasa grup menulis di non aktifkan pertanda akan dimulainya materi.
Pertemuan kedua kali ini pematerinya adalah bu Rita Wati seorang alumni grup belajar menulis gelombang 10, luar biasa bukunya banyak sepertinya bagus-bagus, maaf belum sempat membaca ya bu Rita, terlihat senyum manis bu Rita di foto profil WA nya seorang sarjana komputer lengkap deh ilmunya yang sejak kecil gemar membaca dan menulis walau tulisannya masih disembunyikan dan baru dipublakasikan beliau kelahiran Riau dan sekarang menetap di Bali pulau Dewata yang dikenal didunia. dimoderatori oleh bapak Sucipti Adi yang sepertinya irit bicara seperti biasa kami dibimbing oleh bapak mas Brian Pasetyawan yang tidak lupa selalu mengingatkan kita untuk absen digoogle form dan dengan setia mengirim alamat link untuk mengirim resume.
Apa motivasimu menulis, itu adalah hal pertama yang membuat seseorang itu terpaksa belajar menulis tapi semua tidak salah kata bu Rita dan motivasiku adalah ingin pamer dan ingin ke Cina seperti Om Jay tapi tidak mengapa kata ibu Rina mulailah menulis dari apa yang disukai, hobby, binatang kesayangan, trevelling, kuliner, dan tentu aku akan juga menulis bagaimana kegiatanku menjadi ketua RT jabatan yang paling kubanggakan karena dilingkungan rumahku banyak perwira AL dan Bapak-bapak hebat yang aku pimpin ketika rapat aku tersenyum penuh kemenangan karena waktu pilihan ada dua kandidat pesaingku yg satunya bu Irma yang banyak sekali program kerjanya yang satunya lagi bapak Nono yang sabar dan aku tidak kampanye atau berjanji apapun, aku hanya ingin menyenangkan anak ketigaku Nibros yang ingin orang tuanya menjadi ketua RT dia sangat terinspirasi dengan temannya yang 6 tahun ayahnya menjabat ketua RT.
Mood memang menjadi modal utama dalam menulis ketika rasa itu hadir segera ambil hp atau laptop segera ketik apa yang ada dalam pikiran dan sanubari kita dimulai dari 100 kata kemudian menjadi 500 kata dan seterusnya jangan bingung biarkan saja tidak usah diedit dulu khawatir ide-ide yang muncul hilang karena sibuk mengedit lakukan setiap hari! ..oh bu Rita apa aku sanggup menulis tiap hari padahal harus daring 20 kelas.
Jika sudah terbiasa menulis lanjutkan dengan menggunakan peta konsep dan menurut pemahamku seperti membuat tesis atau karya ilmiyah ada langkah-langkah apa saja yang akan ditulis dari pendahuluan sampai apa yang akan masuk dalam tulisannya. Seperti juga tulisanku belum bisa membedakan mana yang "di" yang harus disambung dan mana "di"yang dipisah dengan kata didepannya, oooh belajar pelajaran tata bahasa Indonesia lagi dong seperti jaman sekolah dibangku MTs karena dipondok dulu aku cuma belajar agama.
Penggunaan kata baku yang benar seperti salat, pikir dan paragraf memang sering aku menulisnya sesuai dengan pelafalanku sholat, fikir atau paragrap dan itu sering kujumpai dalam tulisan-tulisan dimedsos. Inilah yang tidak aku sukai dalam menulis harus dengan tata bahasa yang benar.
Bergabung dengan penulis Antologi supaya menambah kepercayaan diri menjadi seorang penulis adalah bagian dari trik jitu menulis untuk pemula selanjutanya. Nah apakah penulis Antologi itu? jawabnya adalah aku belum tahu bu Rita. Jadilah penulis profesional walaupun pemula dengan menekankan pada kaidah-kaidah penulisan yang benar seperti penggunaan huruf kapital, paragraf yang terlalu panjang cukup 7 baris saja kata bu Rita, tapi saya ngetiknya diHP sambil rapat koperasi di Madrasah bu mana tahu praragraf ini sudah berapa baris.
Cerdas dalam menggunakan kata asing baca KKBI V demikian juga telitilah dalam penggunaan tanda baca, pakailah kata yang efektif contoh kata tidak efektif: saya akan maju kedepan untuk naik mimbar, seharusnya saya akan naik mimbar dan sebagainya.
Intinya pada sesi kedua ini adalah sebagai penulis pemula kita juga harus mempelajari kaidah bahasa Indonesia yang benar walaupun pemula tapi tetap pfofesional dalam merangkai bahasa.
Waktu menunjukkan pukul 20.08 bu Rita membuka sesi tanya jawab aku amati berkali-kali tidak ada yang bertanya tentang apa itu penulis Antologi, aku menscrol lagi grup WA belajar menulis dibaca ulang sesi tanya jawab dari peserta yang hadir dari seluruh nusantara. Bapak Mulyadi dari banten ibu Mujiantun dari Lampung dan ada juga Bapak Ahmad dari Lombok yang bertanya tentang peta konsep dalam menulis.
Bu Rita dengan seabrek karya dan profesi kurator/editor, penulis, mampukah saya belajar bahasa Indonesia lagi PRku semakin menumpuk diotakku entah kapan belajarnya.
Bapak sucipto adi yang santun, anteng dan berjenggot menutup acara belajar kedua ini dengan bacaan Hamdalah, ada sesuatu yang janggal dalam sesi kedua ini ketika admin sudah menutup grup tapi masih ada yang masuk nimbrung berbicara tanpa ijin moderator yaitu nama ibu sri sugiatuti, siapa ya beliau apa juga pemateri yang hebat seperti ibu Rita Wati.
Mantaap bpk..lanjutkan..dan semoga jadi pak rt ya..
BalasHapussaya ibu bun
HapusBagus bu...menulis dengan gaya sendiri...mudah2an bisa menjadi ciri khas..apabila sudah menjadi penulis terkenal nantinya😊
BalasHapusaamiin bun
Hapusaamiin pak
Hapusmantap bu
BalasHapusterima kasih
Hapusmantap bu, semangat literasi semangat menginspirasi
BalasHapusmakasih pak hadi
HapusWow , ngalir banget bun, terlihat enjoy, lanjutkan bun
BalasHapusmakasih b rita
HapusMantul bu, resume nya lengkap dan baguzzz
BalasHapusKunjungi blog sy bu
Https://ompianpjj.blogspot.com
siap
Hapus